
Kita seringkali menganggap diri kita sudah mengenal kebenaran.
Tetapi yang perlu dipertanyakan adalah
Apakah kebenaran yang kita yakini sebagai kebenaran adalah sungguh-sungguh kebenaran?
Benarkah kita sudah sungguh-sungguh mengenal Kebenaran?
Kebenaran yang menurut siapa?
Mungkinkah kebenaran yang saya yakini saat ini ternyata bukan suatu kebenaran?
Seringkali kita menganggap pengertian kita sudah benar, tetapi apakah kita pernah berpikir bahwa yang kita anggap benar kemungkinan bisa tidak benar?
Apakah kita pernah berpikir bahwa
hidup yang saya jalani sekarang ini...
mungkin bukan hidup dalam kebenaran yang sejati...,
tetapi kebenaran yang palsu?
Baca Rom 10:1-3
Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan. Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
Bagaimana saya tahu kebenaran yang saya kenal itu adalah sungguh-sungguh kebenaran?
Jawabnya hanya ada di Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"
Bagaimana saya tahu, bahwa saya benar-benar telah diselamatkan?
1Yoh 5:13, Yoh 3:16
Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang PERCAYA kepada nama ANAK ALLAH, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang PERCAYA kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Mengapa perbuatan baik tidak bisa menyelamatkan?
Jawabnya di Maz 51:7, Rom 3:10-12, 3:23, Yes 64:6
Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah
Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin
Dengan cara bagaimana dosa-dosaku bisa dihapuskan?
Rom 3:20, 6:23, Efe 2:8-9, 1Pet 1:18-19, Yoh 3:16
Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Apakah ada banyak jalan ke sorga atau hanya ada satu jalan? Yoh 14:6, Kis 4:12
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"
"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar